Tahap dan Kegiatan Legislasi

Tahap dan Kegiatan Legislasi

TAHAP KEGIATAN
Perencanaan Pada tahap ini dilakukan penyusunan Program Legislasi Nasional dengan kegiatan:

 

  1. menghimpun masukan dari fraksi, komisi
  2. menghimpun masukan dari masyarakat melalui rapat dengar pendapat umum (RDPU)
  3. melakukan rapat kerja antara Badan Legislasi, Menkumham dan/atau Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI
Penyusunan Pada tahapan ini dilakukan kegiatan oleh setiap pihak yang akan mengusulkan rancangan undang-undang dengan kegiatan sebagai berikut:

 

  1. penyusunan naskah akademik
  2. perumusan RUU
  3. pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi
  4. pengambilan keputusan untuk menjadi RUU inisiatif para pihak. Jika RUU dari DPR dilakukan melalui rapat paripurna.
  5. RUU diajukan ke Presiden (jika RUU merupakan inisiatif DPR) dan diajukan ke DPR jika RUU berasal dari pemerintah atau DPD
  6. Penugasan para pihak untuk membahas RUU. Presiden menugaskan Menteri yang mewakili, jika RUU merupakan inisiatif DPR. DPR menugaskan AKD yang membahas jika RUU berasal dari pemerintah atau DPD
Pembahasan (Pembicaraan Tingkat I) Pada tahapan pembahasan ini, sub-tahapannya, yaitu:

1.      Pengantar Musyawarah

  • RUU dari DPR: DPR memberikan penjelasan dan Presiden menyampaikan pandangan; DPR memberikan penjelasan serta Presiden dan DPD menyampaikan pandangan jika RUU yang berkaitan dengan kewenangan DPD.
  • RUU dari DPD: DPD memberikan penjelasan serta DPR dan Presiden menyampaikan pandangan.
  • RUU dari PRESIDEN: Presiden memberikan penjelasan dan Fraksi memberikan pandangan; Presiden memberikan penjelasan serta Fraksi dan DPD menyampaikan pandangan.

2.      Penyampaian Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)

  • RUU dari DPR: DIM diajukan oleh Presiden; atau  DPD dan Presiden jika RUU terkait dengan kewenangan DPD.
  • RUU dari DPD: DIM diajukan oleh DPR dan Presiden.
  • RUU dari PRESIDEN: DIM diajukan oleh DPR; atau DPR dan DPD jika RUU berkaitan dengan kewenangan DPD.

3.      Penyampaian Pendapat

  • Fraksi (Pendapat Mini Fraksi);
  • DPD, jika RUU berkaitan dengan kewenangan DPD; dan
  • Presiden.

Dalam tahapan pembahasan ini, dilakukan kegiatan-kegiatan, antara lain:

  1. Rapat Kerja dengan Menteri yang mewakili Presiden untuk membahas isu isu strategis dan pilihan-pilihan kebijakan secara makro.
  2. Rapat Panitia Kerja (Panja) untuk membahas secara lebih mendalam terhadap hal-hal yang diamanatkan oleh Rapat Kerja.
  3. Rapat Tim Perumus (Timus) dan Tim Sinkronisasi (Timsin) untuk merumuskan redaksi setiap pasal dan ayat dengan cermat dan hati-hati agar tidak multi tafsir dan untuk penyelarasan pasal atau ayat, serta hal teknis lainnya. Tahapan ini mengikutsertakan ahli bahasa.
  4. Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan instansi pemerintah terkait dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan masyarakat untuk menjaring aspirasi dalam setiap pembahasan RUU atau bahkan dilakukan pula kunjungan kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri agar masukan terhadap RUU lebih komprehensif.
Pengesahan/Penetapan Pengesahan/Penetapan atau yang biasa disebut Pembicaraan Tingkat II merupakan pengambilan keputusan oleh DPR dan Pemerintah dalam rapat paripurna DPR dengan kegiatan:

 

  1. penyampaian laporan yang berisi proses, pendapat mini Fraksi, pendapat mini DPD, dan hasil Pembicaraan Tingkat I;
  2. pernyataan persetujuan atau penolakan dari tiap-tiap Fraksi dan Anggota DPR secara lisan yang diminta oleh Pimpinan Rapat Paripurna; dan c. pendapat akhir Presiden yang disampaikan oleh Menteri yang ditugasi.
Pengundangan Pengundangan adalah penempatan Peraturan Perundang-undangan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia, Berita Negara Republik Indonesia, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia, Lembaran Daerah, Tambahan Lembaran Daerah, atau Berita Daerah.

 

Daerah Pemilihan DPR RI 2019-2024 dan Jumlah Kursi

Daerah Pemilihan DPR RI 2019-2024 dan Jumlah Kursi

No Provinsi Daerah Pemilihan Jumlah Kursi
1 Aceh Aceh I 7 13
Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, Nagan Raya, Pidie Jaya, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kota Subulussalam
Aceh II 6
Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa
2 Sumatera Utara Sumatra Utara I 10 30
Kab. Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi
Sumatra Utara II 10
Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Mandailing Natal, Kota Gunungsitoli, Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Nias Selatan, Samosir, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat
Sumatra Utara III 10
Langkat, Karo, Simalungun, Asahan, Dairi, Pakpak Bharat, Batubara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjungbalai, Kota Binjai
3 Sumatra Barat Sumatra Barat I 8 14
Kab. Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padangpanjang
Sumatra Barat II 6
Kab. Padang Pariaman, Agam, Limapuluh Koto, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman
4 Riau Riau I 7 13
Kab. Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Kepulauan Meranti, Kota Pekanbaru, Kota Dumai
Riau II 6
Kab. Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kuantan Singingi
5 Kepulauan Riau Kepulauan Riau 4 4
6 Jambi Jambi 8 8
7 Sumatra Selatan Sumatra Selatan I 8 17
Kab. Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin, Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau, Musi Rawas Utara
Sumatra Selatan II 9
Kab. Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, Penukal Abab Lematang Ilir
8 Bangka Belitung Bangka Belitung 3 3
9 Bengkulu Bengkulu 4 4
10 Lampung Lampung I 10 20
Kab. Lampung Selatan, Lampung Barat, Tanggamus, Pesawaran, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Pringsewu, Pesisir Barat
Lampung II 10
Kab. Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulangbawang, Lampung Timur, Way Kanan, Mesuji, Tulangbawang Barat
11 DKI Jakarta DKI Jakarta I 6 21
Kota Jakarta Timur
DKI Jakarta II 7
Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Luar Negeri
DKI Jakarta III 8
Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Utara
12 Jawa Barat Jawa Barat I 7 91
Kota Bandung, Kota Cimahi
Jawa Barat II 10
Kab. Bandung, Bandung Barat
Jawa Barat III 9
Kab. Cianjur, Kota Bogor
Jawa Barat IV 6
Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi
Jawa Barat V 9
Kabupaten Bogor
Jawa Barat VI 6
Kota Bekasi, Kota Depok
Jawa Barat VII 10
Kab. Purwakarta, Karawang, Bekasi
Jawa Barat VIII 9
Kab. Cirebon, Indramayu, Kota Cirebon
Jawa Barat IX 8
Kab. Majalengka, Sumedang, Subang
Jawa Barat X 7
Kab. Ciamis, Pangandaran, Kuningan, Kota Banjar
Jawa Barat XI 10
Kab. Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya
13 Banten Banten I 6 22
Kab. Pandeglang, Lebak
Banten II 6
Kab. Serang, Kota Cilegon, Kota Serang
Banten III 10
Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan
14 Jawa Tengah Jawa Tengah I 8 77
Kab. Semarang, Kendal, Kota Salatiga, Kota Semarang
Jawa Tengah II 7
Kab. Kudus, Jepara, Demak
Jawa Tengah III 9
Kab. Grobogan, Blora, Rembang, Pati
Jawa Tengah IV 7
Kab. Sragen, Karanganyar, Wonogiri
Jawa Tengah V 8
Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Kota Surakarta
Jawa Tengah VI 8
Kab. Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung, Kota Magelang
Jawa Tengah VII 7
Kab. Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen
Jawa Tengah VIII 8
Kab. Cilacap, Banyumas
Jawa Tengah IX 8
Kab. Tegal, Brebes, Kota Tegal
Jawa Tengah X 7
Kab. Pekalongan, Pemalang, Batang, Kota Pekalongan
15 Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta 8 8
16 Jawa Timur Jawa Timur I 10 87
Sidoarjo, Kota Surabaya
Jawa Timur II 7
Kabupaten dan Kota Probolinggo dan Pasuruan
Jawa Timur III 7
Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo
Jawa Timur IV 8
Lumajang, Jember
Jawa Timur V 8
Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu
Jawa Timur VI 9
Tulungagung; Kabupaten dan Kota Blitar dan Kabupaten dan Kota Kediri
Jawa Timur VII 8
Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, Ngawi
Jawa Timur VIII 10
Jombang, Nganjuk; Kab. dan Kota Mojokerto dan Madiun
Jawa Timur IX 6
Bojonegoro dan Tuban
Jawa Timur X 6
Lamongan dan Gresik
Jawa Timur XI 8
Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang
17 Bali Bali 9 9
18 Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Barat I 3 11
Sumbawa Barat, Dompu, Sumbawa, Kota Bima, dan Bima
Nusa Tenggara Barat II 8
Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram
19 Nusa Tenggara Timur Nusa Tenggara Timur I 6 13
Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo
Nusa Tenggara Timur II 7
Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Kupang, Rote Ndao, Kota Kupang
20 Kalimantan Barat Kalimantan Barat I 8 12
Sambas, Bengkayang, Kota Singkawang, Landak, Kayong Utara, Ketapang, Kota Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya
Kalimantan Barat II 4
Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Melawi
21 Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah 6 6
22 Kalimantan Selatan Kalimantan Selatan I 6 11
Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan
Kalimantan Selatan II 5
Tanah Laut, Kotabaru, Tanah Bumbu, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru
23 Kalimantan Timur Kalimantan Timur 8 8
24 Kalimantan Utara Kalimantan Utara 3 3
25 Sulawesi Utara Sulawesi Utara 6 6
26 Gorontalo Gorontalo 3 3
27 Sulawesi Tengah Sulawesi Tengah 7 7
28 Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan I 8 24
Selayar, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Kota Makassar
Sulawesi Selatan II 9
Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru, Soppeng, Wajo, Kota Parepare
Sulawesi Selatan III 7
Sidenreng Rappang, Pinrang, Enrekang, Luwu, Tana Toraja,Toraja Utara, Luwu Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo
29 Sulawesi Tenggara Sulawesi Tenggara 6 6
30 Sulawesi Barat Sulawesi Barat 4 4
31 Maluku Maluku 4 4
32 Maluku Utara Maluku Utara 3 3
33 Papua Papua 10 10
34 Papua Barat Papua Barat 3 3
Total 575
Konfigurasi Partai Politik Per Daerah Pemilihan

Konfigurasi Partai Politik Per Daerah Pemilihan

DAPIL PDIP GOLKAR GERINDRA NASDEM PKB PD PKS PAN PPP
ACEH I 0 1 1 0 1 1 1 1 1
ACEH II 0 1 1 0 1 1 1 0 1
SUMUT I 2 1 2 1 0 1 2 1 0
SUMUT II 2 1 1 2 1 1 1 1 0
SUMUT III 3 2 1 1 0 1 1 1 0
RIAU I 1 1 1 0 0 1 1 1 1
RIAU II 1 1 1 0 1 1 1 0 0
SUMBAR I 0 1 2 1 0 1 1 2 0
SUMBAR II 0 1 1 0 0 1 1 1 1
JAMBI 1 2 1 1 1 1 0 1 0
BENGKULU 1 1 1 0 0 0 0 1 0
KEPRI 1 1 0 1 0 0 0 1 0
SUMSEL I 1 1 2 1 0 1 1 1 0
SUMSEL II 1 2 1 2 1 1 0 1 0
BABEL 1 1 0 1 0 0 0 0 0
LAMPUNG I 3 1 1 1 1 1 1 1 0
LAMPUNG II 2 2 1 1 1 1 1 1 0
BANTEN I 1 1 1 0 0 1 1 0 1
BANTEN II 1 1 1 0 0 1 1 1 0
BANTEN III 3 1 2 0 0 1 1 1 0
JAKARTA I 2 0 1 0 0 0 2 1 0
JAKARTA II 2 1 1 0 0 1 2 0 0
JAKARTA III 3 0 1 1 0 1 1 1 0
JABAR I 1 1 1 1 0 1 2 0 0
JABAR II 1 2 2 1 1 1 1 1 0
JABAR III 1 1 2 1 1 1 1 1 0
JABAR IV 1 1 1 0 0 1 1 1 0
JABAR V 1 1 2 0 1 1 1 1 1
JABAR VI 1 1 1 0 0 0 2 1 0
JABAR VII 1 2 2 1 1 1 1 1 0
JABAR VIII 2 2 1 1 1 1 1 0 0
JABAR IX 2 1 1 0 2 1 1 1 0
JABAR X 1 1 1 0 1 1 1 0 1
JABAR XI 1 1 3 0 1 1 1 1 1
JATENG I 2 1 1 1 1 1 1 0 0
JATENG II 2 1 1 1 1 0 0 0 1
JATENG III 3 1 1 1 1 1 0 0 1
JATENG IV 4 1 0 0 1 0 1 0 0
JATENG V 4 1 0 1 1 0 1 0 0
JATENG VI 2 1 1 0 2 1 0 0 1
JATENG VII 2 1 1 0 1 1 1 0 0
JATENG VIII 2 2 1 1 1 1 0 0 0
JATENG IX 3 1 1 0 2 0 1 0 0
JATENG X 2 1 1 0 2 0 0 0 1
DIY 2 1 1 1 1 0 1 1 0
JATIM I 3 1 1 0 2 1 1 2 0
JATIM II 1 1 1 2 2 0 0 0 0
JATIM III 1 1 1 1 2 0 0 0 1
JATIM IV 2 1 1 1 2 0 1 0 0
JATIM V 3 1 1 1 2 0 0 0 0
JATIM VI 3 1 1 1 2 0 0 1 0
JATIM VII 2 1 1 1 1 2 0 0 0
JATIM VIII 2 1 1 1 2 1 0 1 1
JATIM IX 1 1 1 0 2 1 0 0 0
JATIM X 1 1 1 0 1 1 0 0 0
JATIM XI 1 1 1 1 1 1 0 1 1
NTT I 1 1 0 1 1 1 0 1 0
NTT II 2 1 0 2 1 1 0 0 0
NTB I 0 0 1 0 0 0 1 1 0
NTB II 1 2 1 1 1 1 1 0 1
BALI 6 2 0 0 0 1 0 0 0
PAPUA BARAT 1 1 0 1 0 0 0 0 0
PAPUA 1 1 1 3 1 1 0 2 0
MALUT 1 1 0 1 0 0 0 0 0
MALUKU 1 0 1 1 0 0 1 0 0
SULUT 3 1 0 2 0 0 0 0 0
SULTRA 1 1 1 1 0 1 0 1 0
SULTENG 1 1 1 1 0 1 1 1 0
GORONTALO 0 1 1 1 0 0 0 0 0
SULSEL I 1 1 1 1 1 1 0 1 1
SULSEL II 1 2 1 1 1 0 1 1 1
SULSEL III 1 1 1 2 0 1 0 1 0
SULBAR 1 0 1 1 0 1 0 0 0
KALSEL I 1 1 1 0 0 0 1 1 1
KALSEL II 2 1 1 0 1 0 0 0 0
KALTIM 2 1 1 1 0 1 1 0 0
KALTARA 1 0 0 1 0 1 0 0 0
KALBAR II 2 1 1 1 1 0 1 1 0
KALBAR II 2 1 0 1 0 0 0 0 0
KALTENG 2 1 1 1 0 1 0 0 0
  128 85 78 59 58 54 50 44 19

 

Tahap dan Kegiatan Legislasi

Ruang Lingkup dan Mitra Kerja Komisi

GRAFIK JUMLAH RUANG LINGKUP DAN MITRA KERJA KOMISI

KOMISI I

RUANG LINGKUP

  1. Pertahanan
  2. Luar Negeri
  3. Komunikasi dan Informatika
  4. Intelijen

MITRA KERJA

  1. Kementerian Pertahanan (Kemhan);
  2. Kementerian Luar Negeri (Kemlu);
  3. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo);
  4. Panglima TNI/Mabes TNI AD, AL, dan AU;
  5. Badan Intelijen Negara (BIN);
  6. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN);
  7. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas);
  8. Badan Keamanan Laut (Bakamla)
  9. Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas);
  10. Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI);
  11. Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI);
  12. Dewan Pers;
  13. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat;
  14. Komisi Informasi Pusat (KI Pusat);
  15. Lembaga Sensor Film (LSF); dan
  16. Perum LKBN Antara

KOMISI II

RUANG LINGKUP

  1. Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah;
  2. Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;
  3. Kepemiluan;
  4. Pertanahan dan Reforma Agraria.

MITRA KERJA

  1. Kementerian Dalam Negeri RI,
  2. Kementerian Sekretariat Negara RI;
  3. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI;
  4. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI;
  5. Sekretaris Kabinet RI;
  6. Kantor Staf Presiden (KSP);
  7. Komisi Pemilihan Umum RI (KPU);
  8. Badan Pengawas Pemilu RI (BAWASLU);
  9. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI (DKPP);
  10. Badan Kepegawaian Negara (BKN);
  11. Lembaga Administrasi Negara (LAN);
  12. Ombudsman RI (ORI);
  13. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP);
  14. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI);
  15. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN);
  16. Badan Pembina Idiologi Pancasila (BPIP).

KOMISI III

RUANG LINGKUP

  1. Hukum
  2. HAM
  3. Keamanan

MITRA KERJA

  1. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
  2. Kejaksaan Agung
  3. Kepolisian Negara Republik Indonesia
  4. Komisi Pemberantasan Korupsi 
  5. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia 
  6. Mahkamah Agung
  7. Mahkamah Konstitusi
  8. Komisi Yudisial
  9. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan 
  10. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban 
  11. Badan Narkotika Nasional 
  12. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme 
  13. Setjen MPR
  14. Setjen DPD

KOMISI IV

RUANG LINGKUP

  1. Pertanian;
  2. Lingkungan Hidup dan Kehutanan; dan
  3. Kelautan. 

MITRA KERJA

  1. Kementerian Pertanian;
  2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
  3. Kementerian Kelautan dan Perikanan; 
  4. Perum Bulog; dan
  5. Badan Restorasi Gambut (BRG).

KOMISI V

RUANG LINGKUP

  1. Infrastruktur
  2. Transportasi
  3. Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
  4. Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
  5. Pencarian dan Pertolongan

MITRA KERJA

  1. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  2. Kementerian Perhubungan
  3. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
  4. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  5. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)
  6. Badan Pengembangan Wilayah Surabaya- Madura (BPWS)

KOMISI VI

RUANG LINGKUP

  1. Perindustrian ;
  2. Perdagangan;
  3. Koperasi UKM;
  4. BUMN;
  5. Investasi; dan
  6. Standarisasi Nasional.

MITRA KERJA

  1. Kementerian Perindustrian;
  2. Kementerian Perdagangan;
  3. Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah;
  4. Kementerian Negara BUMN, termasuk seluruh BUMN;
  5. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM);
  6. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU);
  7. Badan Standarisasi Nasional (BSN);
  8. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam;
  9. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang;
  10. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN); dan
  11. Dewan Koperasi Indonesia.

KOMISI VII

RUANG LINGKUP

  1. Energi 
  2. Riset dan Teknologi

MITRA KERJA

  1. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  2. Kementerian Riset Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  3. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
  4. Badan Tenaga Nuklir (BATAN)
  5. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)
  6. Badan Informasi Geospasial
  7. Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)
  8. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)
  9. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
  10. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
  11. Lembaga Eikjman
  12. Dewan Energi Nasional (DEN)
  13. Pusat Peragaan IPTEK

KOMISI VIII

RUANG LINGKUP

  1. Agama
  2. Sosial
  3. Kebencanaan
  4. Pemberdayaan Perempuan dan
  5. Perlindungan anak.

MITRA KERJA

  1. Kementerian Agama;
  2. Kementerian Sosial;
  3. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;
  4. Badan Nasional Penanggulangan Bencana;
  5. Badan Amil Zakat Nasional;
  6. Badan Wakaf Indonesia;
  7. Komisi Perlindungan Anak Indonesia; dan
  8. Badan Pengelola Keuangan Haji.

 

KOMISI IX

RUANG LINGKUP

  1. Kesehatan;
  2. Ketenagakerjaan; dan
  3. Kependudukan.

MITRA KERJA

  1. Kementerian Kesehatan;
  2. Kementerian Ketenagakerjaan;
  3. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN);
  4. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM);
  5. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI);
  6. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan);
  7. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan)

KOMISI X

RUANG LINGKUP

  1. Pendidikan
  2. Olahraga
  3. Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

MITRA KERJA

  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  2. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
  3. Kementerian Pemuda dan Olahraga
  4. Perpustakaan Nasional

KOMISI XI

RUANG LINGKUP

  1. Keuangan;
  2. Perencanaan Pembangunan Nasional; dan
  3. Perbankan.

MITRA KERJA

  1. Kementerian Keuangan
  2. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / (BAPPENAS)
  3. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
  4. Badan Pusat Statistik (BPS)
  5. Sekretariat Jenderal BPK
  6. Bank Indonesia (BI)
  7. Perbankan
  8. Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
  9. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP)
  10. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
  11. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  12. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
  13. BUMN (Privatisasi)
Jumlah Anggota DPR berdasarkan Dapil dan Partai/Fraksi

Jumlah Anggota DPR berdasarkan Dapil dan Partai/Fraksi

JUMLAH ANGGOTA DPR BERDASARKAN DAPIL DAN PARTAI/FRAKSI

DAPIL PDIP GOLKAR GERINDRA NASDEM PKB DEMOKRAT PKS PAN PPP
ACEH I 0 1 1 0 1 1 1 1 1
ACEH II 0 1 1 0 1 1 1 0 1
SUMUT I 2 1 2 1 0 1 2 1 0
SUMUT II 2 1 1 2 1 1 1 1 0
SUMUT III 3 2 1 1 0 1 1 1 0
RIAU I 1 1 1 0 0 1 1 1 1
RIAU II 1 1 1 0 1 1 1 0 0
SUMBAR I 0 1 2 1 0 1 1 2 0
SUMBAR II 0 1 1 0 0 1 1 1 1
JAMBI 1 2 1 1 1 1 0 1 0
BENGKULU 1 1 1 0 0 0 0 1 0
KEPRI 1 1 0 1 0 0 0 1 0
SUMSEL I 1 1 2 1 0 1 1 1 0
SUMSEL II 1 2 1 2 1 1 0 1 0
BABEL 1 1 0 1 0 0 0 0 0
LAMPUNG I 3 1 1 1 1 1 1 1 0
LAMPUNG II 2 2 1 1 1 1 1 1 0
BANTEN I 1 1 1 0 0 1 1 0 1
BANTEN II 1 1 1 0 0 1 1 1 0
BANTEN III 3 1 2 0 0 1 1 1 0
JAKARTA I 2 0 1 0 0 0 2 1 0
JAKARTA II 2 1 1 0 0 1 2 0 0
JAKARTA III 3 0 1 1 0 1 1 1 0
JABAR I 1 1 1 1 0 1 2 0 0
JABAR II 1 2 2 1 1 1 1 1 0
JABAR III 1 1 2 1 1 1 1 1 0
JABAR IV 1 1 1 0 0 1 1 1 0
JABAR V 1 1 2 0 1 1 1 1 1
JABAR VI 1 1 1 0 0 0 2 1 0
JABAR VII 1 2 2 1 1 1 1 1 0
JABAR VIII 2 2 1 1 1 1 1 0 0
JABAR IX 2 1 1 0 2 1 1 1 0
JABAR X 1 1 1 0 1 1 1 0 1
JABAR XI 1 1 3 0 1 1 1 1 1
JATENG I 2 1 1 1 1 1 1 0 0
JATENG II 2 1 1 1 1 0 0 0 1
JATENG III 3 1 1 1 1 1 0 0 1
JATENG IV 4 1 0 0 1 0 1 0 0
JATENG V 4 1 0 1 1 0 1 0 0
JATENG VI 2 1 1 0 2 1 0 0 1
JATENG VII 2 1 1 0 1 1 1 0 0
JATENG VIII 2 2 1 1 1 1 0 0 0
JATENG IX 3 1 1 0 2 0 1 0 0
JATENG X 2 1 1 0 2 0 0 0 1
DIY 2 1 1 1 1 0 1 1 0
JATIM I 3 1 1 0 2 1 1 2 0
JATIM II 1 1 1 2 2 0 0 0 0
JATIM III 1 1 1 1 2 0 0 0 1
JATIM IV 2 1 1 1 2 0 1 0 0
JATIM V 3 1 1 1 2 0 0 0 0
JATIM VI 3 1 1 1 2 0 0 1 0
JATIM VII 2 1 1 1 1 2 0 0 0
JATIM VIII 2 1 1 1 2 1 0 1 1
JATIM IX 1 1 1 0 2 1 0 0 0
JATIM X 1 1 1 0 1 1 0 0 0
JATIM XI 1 1 1 1 1 1 0 1 1
NTT I 1 1 0 1 1 1 0 1 0
NTT II 2 1 0 2 1 1 0 0 0
NTB I 0 0 1 0 0 0 1 1 0
NTB II 1 2 1 1 1 1 1 0 1
BALI 6 2 0 0 0 1 0 0 0
PAPUA BARAT 1 1 0 1 0 0 0 0 0
PAPUA 1 1 1 3 1 1 0 2 0
MALUT 1 1 0 1 0 0 0 0 0
MALUKU 1 0 1 1 0 0 1 0 0
SULUT 3 1 0 2 0 0 0 0 0
SULTRA 1 1 1 1 0 1 0 1 0
SULTENG 1 1 1 1 0 1 1 1 0
GORONTALO 0 1 1 1 0 0 0 0 0
SULSEL I 1 1 1 1 1 1 0 1 1
SULSEL II 1 2 1 1 1 0 1 1 1
SULSEL III 1 1 1 2 0 1 0 1 0
SULBAR 1 0 1 1 0 1 0 0 0
KALSEL I 1 1 1 0 0 0 1 1 1
KALSEL II 2 1 1 0 1 0 0 0 0
KALTIM 2 1 1 1 0 1 1 0 0
KALTARA 1 0 0 1 0 1 0 0 0
KALBAR II 2 1 1 1 1 0 1 1 0
KALBAR II 2 1 0 1 0 0 0 0 0
KALTENG 2 1 1 1 0 1 0 0 0
128 85 78 59 58 54 50 44 19